149 Penumpang KM Intim Teratai Berhasil Dievakuasi Usai Tabrak Karang di Pulau Makian, Halsel

Penumpang KM Intim Teratai saat dievakuasi Basarnas Ternate. Tim

Kotapost – Sebanyak 149 penumpang dan awak Kapal Motor (KM) Intim Teratai berhasil dievakuasi tim SAR gabungan di perairan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, setelah kapal tersebut karam pada Selasa (17/2/2026).

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, serta unsur Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), bersama sejumlah unsur terkait lainnya. Seluruh korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan Bastiong dan Pelabuhan Ahmad Yani di Kota Ternate.

Sejumlah penumpang yang dievakuasi lebih awal dilaporkan mengalami luka dan cedera. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan batu dan karang saat para korban melompat dari kapal karena panik. Beberapa korban bahkan harus mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.

Insiden terjadi saat KM Intim Teratai bertolak dari Pelabuhan Kupal, Halmahera Selatan, menuju Ternate. Dalam perjalanan, kapal dihantam cuaca buruk hingga kehilangan kendali dan akhirnya menabrak karang di pesisir Pulau Makian.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani, menjelaskan sebagian korban mengalami luka akibat kepanikan saat kejadian berlangsung.

“Rata-rata korban panik sehingga melompat dan terjadi benturan dengan batu ataupun karang di sekitar lokasi. Salah satu korban mengalami pendarahan, seorang perempuan yang diduga sedang hamil. Namun hingga kini kami masih menunggu keterangan lebih lanjut,” jelas Iwan.

Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, pihak kepolisian memastikan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kapal kehilangan kendali hingga menabrak karang.

Sementara itu, kondisi kapal masih tertahan di lokasi kejadian dan terus dihantam gelombang di pesisir perairan Pulau Makian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup