Telan Biaya Miliaran, Reklamasi Pesisir Ternate Utara Terbengkalai

Proyek reklamasi Ternate Utara terbengkalai. (Baska)

Kotapost – Proyek reklamasi pesisir pantai di sepanjang Kelurahan Sangaji hingga Salero, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, terpantau terbengkalai selama bertahun-tahun.

Pantauan kotapost di lapangan menunjukkan area reklamasi yang tidak lagi dikerjakan kini dipenuhi rumput liar dan pepohonan. Bahkan, sebagian lahan dimanfaatkan warga untuk menanam tanaman bulanan seperti rica, tomat, dan pisang.

Salah satu warga Kelurahan Sangaji, Ramlia Nurdin, mengaku prihatin dengan kondisi proyek reklamasi yang tidak terurus tersebut. Menurutnya, proyek itu telah menghabiskan anggaran yang cukup besar, namun hingga kini belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ramlia menjelaskan, hanya sebagian warga yang memanfaatkan lahan reklamasi dengan menanam tanaman bulanan. Hal itu dilakukan agar area tersebut tidak sepenuhnya dipenuhi rumput dan pohon liar.

“Tidak semua warga punya kebun di situ, hanya sebagian saja. Warga menanam supaya pohon dan rumput tidak tumbuh terlalu tinggi,” ujar Ramlia, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, proyek reklamasi yang mulai dikerjakan sejak 2018 itu terhenti pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Sejak saat itu, pembangunan tidak lagi berlanjut.

“Sudah sekitar delapan sampai sembilan tahun sejak awal pembangunan dimulai, tapi sampai sekarang belum juga terlihat hasilnya,” katanya.

Ramlia berharap Pemerintah Kota Ternate dapat melanjutkan pembangunan reklamasi tersebut agar fasilitas yang sudah dibangun tidak terbengkalai.

“Kami berharap Pemkot Ternate serius melanjutkan pembangunan ini. Dasar materialnya sudah ada, sehingga seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya.

 

Penulis: Baska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup