Pesona Ternate: 6 Destinasi Alam dan Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Kota Ternate. Foto (Ist)

Kotapost- Sebagai Kota Rempah yang bersejarah, Ternate terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur. Kota kecil yang berada di kaki Gunung Gamalama ini menawarkan perpaduan wisata alam yang memukau serta jejak sejarah panjang perdagangan rempah-rempah dunia.

Berikut tujuh destinasi alam dan sejarah yang menarik untuk dikunjungi di Kota Ternate;

1. Wisata Baru Ma Adu, Pulau Hiri

Spot indah Wisata Baru Ma Adu, Pulau Hiri. Foto (Ist)

Pulau Hiri menyuguhkan panorama alam yang asri dengan pantai indah dan kekayaan bawah laut yang memikat. Di kawasan Pantai Baru Ma Adu, wisatawan dapat menikmati aktivitas berkemah sambil merasakan suasana malam yang tenang di bawah langit penuh bintang. Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi dengan masyarakat setempat untuk mengenal budaya dan kearifan lokal Pulau Hiri.

2. Pulo Tareba

Pulau Tareba Ternate. Foto (Ist)

Terletak di sisi barat Danau Tolire dengan latar Gunung Gamalama, Pulo Tareba menawarkan konsep wisata berbasis konservasi. Kawasan ini menjadi habitat fauna endemik seperti kuskus mata biru dan burung hantu. Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas, mulai dari berkemah, berfoto, hingga pengamatan burung (birdwatching) pada siang maupun malam hari.

3. Benteng Oranje

Benteng Oranje. Foto (Ist)

Benteng Oranje merupakan salah satu ikon sejarah di pusat Kota Ternate. Dibangun pada 1607 oleh Gubernur Jenderal Belanda, Cornelis Matelief de Jonge, benteng ini berdiri di atas bekas Benteng Melayu. Pada masa kolonial, Benteng Oranje menjadi pusat pertahanan dan pemerintahan VOC di Maluku. Bangunan ini juga pernah menjadi tempat pengasingan Sultan Mahmud Badarudin II dari Palembang pada 1822 hingga wafatnya pada 1852. Saat ini, kawasan benteng dimanfaatkan sebagai Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate.

4. Benteng Kastela

Benteng Kastela Ternate. Foto (Ist)

Benteng Kastela merupakan peninggalan Portugis yang dibangun pada 1522 oleh Don Jorge de Meneses. Benteng ini menjadi saksi persaingan antara Portugis dan Spanyol dalam memperebutkan jalur perdagangan rempah-rempah di Maluku. Meski sebagian bangunannya telah menjadi reruntuhan, nilai sejarahnya tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

5. Danau Ngade

Danau Laguna Ternate. Foto (Ist)

Danau Ngade menawarkan suasana alami yang tenang dengan air jernih dan pepohonan rindang di sekitarnya. Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan alam atau mengabadikan momen melalui fotografi.

6. Benteng Toloko

Benteng Toloko Ternate. Foto (Ist)

Benteng Toloko merupakan peninggalan Portugis abad ke-16 yang kemudian dikuasai Spanyol pada 1605. Benteng ini memiliki sejumlah meriam yang masih terawat dengan baik. Dari atas benteng, pengunjung dapat menikmati panorama Kota Ternate dan laut sekitarnya. Letaknya yang berada di pusat kota memudahkan akses bagi wisatawan.

Dengan kekayaan alam dan sejarah yang dimilikinya, Ternate terus menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan timur Indonesia. Perpaduan keindahan alam dan warisan sejarah menjadikan kota ini layak masuk dalam daftar tujuan perjalanan wisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup