Gubernur Maluku Utara Usulkan Rp 10 Triliun ke Pempus untuk Infrastrukur Jalan
KotaPost – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengajukan usulan anggaran sebesar Rp 10 triliun kepada pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan konektivitas darat di wilayah kepulauan.
Usulan ini menjadi langkah strategis Gubernur Sherly Tjoanda Laos dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta mengakhiri keterisolasian desa-desa di Maluku Utara.
Langkah tersebut merupakan hasil pertemuan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo, Sekjen PUPR, anggota Komisi V DPR RI Irene, serta sejumlah kepala daerah di Maluku Utara, termasuk Bupati Taliabu, Sashabila Widya Mus.
Gubernur Sherly menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan merupakan prioritas utama pemerintahannya. Meski Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, mencapai 32 persen, Sherly menilai angka tersebut belum mencerminkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat di pedesaan.
“Apa artinya angka tinggi kalau petani masih sulit membawa hasil panen keluar kebun, nelayan kesulitan menukar ikan dengan beras, dan desa-desa tetap terisolasi. Pertumbuhan ekonomi tinggi hanya menjadi statistik jika jalan dan jembatan belum terkoneksi,” ujar Sherly, Kamis, (2/8/2025).
Menurut dia, dalam dokumen yang diajukan, Pemprov Malut memaparkan kebutuhan dana Rp 8 triliun untuk peningkatan ruas jalan provinsi dan kabupaten, serta Rp 2 triliun untuk pembangunan lingkar Pulau Taliabu.
“Pendanaan diharapkan dapat direalisasikan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) maupun skema pembiayaan alternatif lainnya,” katanya.
Sherly menjelaskan, pembangunan jalan bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kunci utama dalam membuka akses ekonomi dan mempercepat pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah.
“Terima kasih atas dukungan Pak Menteri dan Ibu Sekjen PUPR yang membuka jalan bagi konektivitas Maluku Utara. Karena konektivitas bukan sekadar beton dan aspal, tetapi kunci sejahtera rakyat dan pemerataan ekonomi di kepulauan Maluku Utara,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan