Listrik di Dama, Halut, Kerap Mati, Warga Desak PLN dan Pemerintah Bertindak
Kotapost – Warga Desa Dama, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, mengeluhkan kondisi listrik PLN yang kerap padam tanpa ada informasi resmi.
Keluhan warga dipicu minimnya keterbukaan informasi dari pihak PLN terkait kendala maupun kerusakan yang terjadi. Warga menilai kondisi tersebut merugikan karena berpotensi merusak barang-barang elektronik milik mereka.
Salah satu warga, Ari Umar, mengatakan listrik mulai padam sejak Kamis lalu. Namun hingga kini, belum ada pemberitahuan resmi dari petugas mengenai penyebab gangguan maupun kepastian kapan listrik kembali normal.
“Sudah tiga hari lampu mati. Dengan kondisi seperti ini, PLN juga tidak memberikan informasi kepada warga. Akhirnya masyarakat jenuh dan terus bertanya sampai kapan kondisi ini terjadi,” ujar Ari saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).
Ia menambahkan, masyarakat sangat membutuhkan aliran listrik, terutama menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Warga yang ingin membuat kue dan menyiapkan kebutuhan menyambut Hari Raya Iduladha ikut terganggu karena sampai sekarang belum ada kepastian kapan listrik kembali menyala,” tambahnya.
Menurut Ari, pemerintah setempat seharusnya segera mengambil langkah konkret agar persoalan tersebut cepat ditangani. Sebab, dampak dari padamnya listrik dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Pemerintah Kecamatan Loloda Kepulauan maupun pemerintah desa se-Pulau Doi harus bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait PLN yang sudah padam beberapa hari ini,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Loloda Kepulauan, Yakmil Abd. Karim, menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas PLN Dama terkait upaya perbaikan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan petugas PLN Dama. Kendalanya ada kerusakan komponen mesin. Saat ini alatnya sudah tersedia dan tinggal menunggu proses uji kelayakan sebelum listrik kembali dinyalakan,” pungkasnya.
Penulis: Baska


Tinggalkan Balasan