Pemkab Haltim Genjot Belanja Daerah, Seluruh Tender Ditarget Tuntas Akhir Juli

Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat. (Ist)

Kotapost – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur terus mendorong percepatan realisasi program dan penyerapan anggaran memasuki akhir semester pertama Tahun Anggaran 2026.

Langkah tersebut dilakukan melalui evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Upaya percepatan itu dibahas dalam rapat evaluasi yang dipimpin pemerintah daerah bersama seluruh pimpinan OPD pada Selasa (2/6/2026).

Rapat difokuskan pada progres pelaksanaan program serta capaian realisasi belanja daerah hingga pertengahan tahun berjalan.

Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengatakan realisasi belanja daerah saat ini telah mencapai sekitar 22 persen dan menuju 23 persen. Meski demikian, pemerintah daerah menargetkan peningkatan serapan anggaran hingga mencapai 35–40 persen dalam waktu dekat.

“Sekarang sudah memasuki akhir semester pertama di bulan Juni. Karena itu, Bapak Bupati meminta seluruh program dan kegiatan segera dioptimalkan. Saat ini capaian belanja daerah berada di angka 22 persen menuju 23 persen,” kata Ricky usai rapat evaluasi.

Menurutnya, seluruh OPD diminta lebih maksimal dalam menjalankan program dan kegiatan agar realisasi anggaran dapat meningkat signifikan pada triwulan berikutnya.

“Targetnya harus terus didorong sehingga dalam waktu dekat bisa mencapai 35 sampai 40 persen,” ujarnya.

Ricky menjelaskan, percepatan realisasi belanja daerah sangat bergantung pada penyelesaian proses tender sejumlah proyek dan kegiatan yang saat ini tengah berlangsung. Pemerintah daerah optimistis target tersebut dapat tercapai apabila seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai jadwal.

“Kalau seluruh proses tender yang sedang berjalan dapat diselesaikan tepat waktu, kami yakin target itu bisa tercapai,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bupati Halmahera Timur telah menginstruksikan agar seluruh proses tender di masing-masing OPD harus rampung paling lambat akhir Juli 2026.

“Target dari Pak Bupati, seluruh proses tender harus selesai pada akhir Juli. Jadi semua tahapan pengadaan sudah harus tuntas,” tegas Ricky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup