Truk Molen Tabrak Rumah di Akehuda, Ternate, 1 Orang Meninggal Dunia

Sebuah truk pengangkut beton alami kecelakaan di Kelurahan Akehuda, Kota Ternate. (Baskara)

Kotapost – Sebuah truk pengangkut beton atau truk molen bernomor polisi B 9067 H mengalami kecelakaan hingga menimpa tempat fotokopi sekaligus rumah warga di Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian sekitar pukul 14.19 WIT, empat kendaraan mengalami kerusakan. Kendaraan tersebut terdiri atas satu unit sepeda motor yang mengalami kerusakan parah, serta dua mobil dan satu sepeda motor yang mengalami kerusakan ringan.

Salah seorang warga setempat, Dedi, mengatakan kecelakaan bermula ketika truk pengangkut beton melaju dengan kecepatan tinggi hingga diduga kehilangan kendali. Ia menduga kecelakaan tersebut terjadi akibat rem truk blong.

“Tadi mobil turun dari arah selatan menuju utara dengan kondisi yang sangat laju. Karena di depan ada tikungan, membuat mobil itu mengikuti arah jalan. Namun, mobil itu tidak menjaga keseimbangan sehingga terbalik,” ujar Dedi.

Dedi menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, salah seorang korban merupakan perempuan yang diduga mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate. Korban tersebut telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kalau ada orang atau tidak ada saya tidak mengetahui. Tapi, berdasarkan penelusuran, korban pertama yang kami dapat perempuan, sudah diamankan ke rumah sakit. Sementara masih ada korban lain, tapi belum dapat,” jelasnya.

Sementara itu, sopir truk molen, Muhlis M. Tului (56), mengaku sebelum kecelakaan terjadi, rem truk yang dikemudikannya tidak mengalami kendala. Namun, ia menyebut kondisi ban truk sedang mengalami gangguan.

Muhlis mengatakan, saat kejadian, ia melakukan perjalanan bersama rekannya berinisial FD. Mereka melintasi jalan dari Kelurahan Tarau hingga memasuki Kelurahan Tubo.

“Saat masuk Kelurahan Tubo jalan menurun itu rem truk tidak terkendala. Tapi, sekitar memasuki 50 meter, rem telah blong. Akibatnya, mobil yang kami tumpangi mengalami kecelakaan,” ungkapnya.

Ia menyebut rekannya sempat memperingatkan masyarakat, baik pengendara yang melintas maupun pejalan kaki. Namun, kondisi jalan yang sempit membuat kecelakaan tidak dapat dihindari.

“Karena jalan sempit membuat kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Mungkin saja, yang menjadi korban tabrakan itu sedang berjalan kaki. Korbannya diketahui seorang perempuan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Unit Penegakan Hukum Polres Ternate, Ipda Jafar Ahmad, mengatakan kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang menjadi korban. Tiga korban laki-laki dilaporkan selamat, sedangkan satu korban perempuan meninggal dunia.

“Korban yang telah meninggal dunia diketahui berinisial MLZ. Sementara yang masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Chasan Boesoirie Ternate AM dan ZS. Selain itu, FD telah keluar Rumah Sakit,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini