Wali Kota Ternate Terima Penghargaan HAKLI atas Komitmen Sanitasi dan Lingkungan
Kotapost – Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menerima penghargaan dari Pengurus Pusat Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) atas sinergi kemitraan dalam mendukung program nasional di bidang sanitasi dan kesehatan lingkungan.
Penghargaan Kepala Daerah atas Sinergi Kemitraan dengan HAKLI pada Program Nasional tersebut diberikan berdasarkan hasil penilaian dan evaluasi Pengurus Pusat HAKLI.
Penghargaan diserahkan pada 26 September 2026 dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HAKLI 2026 yang dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 HAKLI.
Tauhid mengatakan, penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pemerintah daerah, tetapi merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak dalam memperkuat pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Ternate untuk terus memperkuat komitmen dalam pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan. Ini bukan kerja satu sektor, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah, organisasi profesi, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Tauhid.
Menurutnya, sinergi Pemkot Ternate dengan HAKLI semakin menguat melalui penyelenggaraan City Sanitation Summit (CSS) XXIII Tahun 2025 di Kota Ternate.
Sebagai tuan rumah, Ternate menjadi bagian dari forum nasional yang mempertemukan pemerintah daerah, organisasi profesi, kementerian/lembaga, mitra pembangunan dan pemangku kepentingan untuk membahas keberlanjutan sanitasi, pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan.
Kehadiran Ketua Umum Pengurus Pusat HAKLI dalam rangkaian CSS XXIII turut memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan HAKLI, termasuk dalam agenda sanitasi dan keamanan pangan serta dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Apa yang kita bangun melalui CSS XXIII harus terus dilanjutkan. Kemitraan harus diterjemahkan menjadi program dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Tauhid.
Capaian Sanitasi
Menurut dia, komitmen tersebut berlanjut pada 2026 melalui sejumlah program kesehatan lingkungan yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, pemerintah kecamatan dan kelurahan, organisasi profesi, masyarakat serta mitra terkait.
Hingga September 2026, capaian Open Defecation Free (ODF) Kota Ternate telah mencapai 72 dari 78 kelurahan atau sekitar 92 persen.
Ia mengaku, Pemkot Ternate juga meningkatkan pengawasan kualitas sarana air minum guna memastikan pemenuhan persyaratan kesehatan.
Di sektor persampahan, pemerintah daerah mendorong pengelolaan sampah dari sumber melalui peningkatan partisipasi masyarakat, penguatan peran kelurahan dan pengembangan bank sampah.
Pada 2026, pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat dikembangkan di sejumlah kelurahan untuk mengurangi timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Sementara pada aspek higiene sanitasi pangan, pengawasan terhadap Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) telah mencapai 49,49 persen. Pengawasan Tempat Fasilitas Umum (TFU) mencapai 35,25 persen.
Dukungan terhadap program MBG juga diperkuat melalui pengawasan kesehatan lingkungan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari 25 SPPG di Kota Ternate, sebanyak 23 SPPG telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Perkuat Kota Sehat
Penguatan kesehatan lingkungan juga dilakukan melalui program Kota Sehat. Sepanjang 2026, Pemkot Ternate melakukan pembinaan dan monitoring Forum Komunikasi (FORKOM) di lima kecamatan dan 60 kelurahan.
Monitoring juga dilakukan terhadap Gerakan Sekolah Sehat di 73 sekolah serta indikator pasar sehat di empat pasar, yakni Dufa-Dufa, Kota Baru, Gamalama dan Bastiong.
Selain itu, pemerintah melakukan monitoring dan koordinasi dengan 12 OPD pengampu indikator sembilan tatanan Kota Sehat serta monitoring dan verifikasi lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di sejumlah kelurahan.
Upaya tersebut melanjutkan capaian Kota Ternate yang pada November 2025 meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat.
Penghargaan dari PP HAKLI menjadi bagian dari apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kota Ternate dalam menjaga keberlanjutan agenda sanitasi dan kesehatan lingkungan menuju Ternate yang bersih dan sehat.

Tinggalkan Balasan