DPRD Ternate Dorong Penambahan Ambulans Laut Khusus Pulau Moti
Kotapost – Komisi III DPRD Kota Ternate berkomitmen mendorong aspirasi masyarakat Kecamatan Pulau Moti terkait penambahan armada ambulans laut untuk mendukung pelayanan kesehatan dan rujukan pasien.
Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Muslim Sahil, mengatakan Kecamatan Pulau Moti dan Batang Dua merupakan wilayah yang cukup banyak melakukan rujukan pasien untuk mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan di Kota Ternate.
Berdasarkan data penggunaan armada ambulans laut pada semester akhir 2026, kata Muslim, terdapat rujukan pasien dari Puskesmas Kecamatan Pulau Moti menuju Kota Ternate untuk mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
“Karena itu, kami berupaya berkonsultasi dengan sejumlah OPD terkait agar memastikan tahun anggaran 2027, penambahan satu unit ambulans laut yang melayani Kecamatan Pulau Moti,” ujar Muslim, Kamis (1/10/2026).
Ia menegaskan, Komisi III DPRD Kota Ternate akan mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran 2027. Langkah itu dilakukan agar kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Pulau Moti dapat terpenuhi.
“Kami akan kawal ketat, mulai dari pembahasan hingga pengesahan RAPBD tahun 2027, agar pengadaan tambahan satu unit ambulans laut khusus Kecamatan Pulau Moti dapat terealisasi,” tegasnya.
Selain Pulau Moti, Komisi III DPRD Kota Ternate juga terus mengawal aspirasi masyarakat Kecamatan Batang Dua yang dinilai membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya terkait akses rujukan pasien.
Muslim menjelaskan, pihaknya telah mengusulkan kepada OPD terkait agar dilakukan penambahan armada ambulans laut yang melayani Kecamatan Batang Dua.
“Karena jarak tempuh yang jauh, kami telah mengusulkan penambahan unit ambulans laut khususnya yang melayani Kecamatan Batang Dua. Usulan yang kami sampaikan telah diakomodasi dan direalisasikan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Najib Thalib, menilai satu unit ambulans laut yang saat ini melayani tiga pulau terluar, yakni Pulau Moti, Hiri, dan Batang Dua, masih belum mencukupi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurut Najib, keterbatasan armada membuat pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di tiga pulau terluar, belum maksimal. Apalagi, jumlah penduduk di tiga wilayah tersebut mencapai sekitar 10 ribu jiwa.
“Akibatnya, masyarakat belum mendapat pelayanan yang maksimal apabila mendapat rujukan kesehatan ke tempat yang memiliki fasilitas lebih memadai, khususnya di Kota Ternate, dikarenakan rentan kendali dan akses antar-pulau yang membutuhkan waktu,” tutur Najib.
Karena itu, Komisi III DPRD Kota Ternate berkomitmen terus mendorong penambahan armada ambulans laut. Menurut Najib, usulan tersebut juga telah mendapat respons dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Ternate.
“Jadi ini telah menjadi komitmen kita secara bersama antara DPRD Kota Ternate, Bapelitbangda dari aspek perencanaan, Dinas Kesehatan dari aspek pelayanan, dan Dinas Perhubungan dari sisi pemanfaatan armada ambulans laut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan