Musda Golkar Ternate Ditunda, Ardian Idhan Optimis Tetap Menang

Calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate, Ardian Idhan. (Ist)

Kotapost – Ardian Idhan tetap optimistis memenangkan perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII yang digelar di Ballroom Said Bela, Senin (12/10/2026).

Ardian mengatakan, dirinya menghormati mekanisme dan keputusan organisasi terkait kelanjutan Musda yang penanganannya kini berada di tingkat DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, penundaan tersebut tidak mengubah keyakinan dan tekadnya untuk memenangkan kontestasi kepemimpinan Partai Golkar Kota Ternate.

“Apa pun itu, saya tetap optimistis menjadi pemenang sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Ternate,” ujar Ardian seusai pelaksanaan Musda.

Ia menjelaskan, proses pemilihan harus berjalan sesuai peraturan internal partai agar keputusan yang dihasilkan memiliki dasar yang jelas dan dapat diterima seluruh pihak.

Ardian juga menyoroti persoalan rekomendasi dukungan ganda dari Kecamatan Ternate Barat. Ia menegaskan, rekomendasi yang dimilikinya sah karena telah melalui proses konsultasi dan penandatanganan dokumen pada 3 Oktober 2026.

“Saya tetap yakin bahwa rekomendasi saya yang sah, karena telah melalui proses atau prosedur yang berlaku di internal partai,” jelasnya.

Sementara itu, Liaison Officer (LO) tim pemenangan Ardian Idhan, Bongso Hi. Arahman, menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang pada 10 rekomendasi dukungan yang telah dikantongi.

Bongso mengatakan, seluruh rekomendasi tersebut akan terus dikawal hingga proses Musda selesai dan DPD I Partai Golkar Maluku Utara menetapkan keputusan resmi mengenai keabsahan dukungan masing-masing bakal calon.

“Kami tim pemenangan Ardian menghormati tahapan verifikasi yang dilakukan pengurus provinsi Partai Golkar. Karena itu, kami memilih menunggu keputusan organisasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, apabila Ardian terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate, konsolidasi internal akan menjadi salah satu prioritas utama.

Penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan juga menjadi perhatian untuk meningkatkan solidaritas kader serta memastikan mesin partai berjalan efektif hingga ke tingkat bawah.

“Golkar Kota Ternate juga akan membangun kekuatan organisasi dengan merangkul seluruh kader. Kami tidak hanya berhasil dalam memenangkan kontestasi internal partai,” ungkapnya.

Meski demikian, Bongso menyebut tim pemenangan masih berfokus mengawal proses Musda dan menunggu kepastian kelanjutan tahapan pemilihan.

Sebelumnya, muncul rekomendasi dukungan ganda dalam perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate antara Ardian Idhan dan Makmur. Persoalan tersebut membuat DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara mengambil alih penanganan tahapan Musda VII.

Musda yang berlangsung pada Senin (12/10/2026) diskors hingga 22 Oktober 2026. Penundaan dilakukan untuk memberikan ruang kepada pengurus provinsi memeriksa keabsahan rekomendasi sesuai mekanisme internal partai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini