Resmi Pimpin ForIDEA, Ningsi Siap Dorong Gerakan Literasi di Ternate

Penunjukan Ningsi Defretes sebagai koordinator baru ForIDEA oleh Komunitas Independensia di Kafe Cengkeh, Kota Ternate. (Ist)

Kotapost – Forum Silaturahmi Independensia (ForIDEA) secara resmi menunjuk Ningsi Defretes sebagai koordinator baru forum studi periode 2026-2027. Penunjukan tersebut dilakukan saat pertemuan internal, di salah satu Kafe di Benteng Oranje, Kota Ternate, Sabtu, (8/8/2026). 

Ningsi Defrets, Koordinator terpilih ForIDEA usai diangkat mengatakan, di periode kepemimpinannya, ia akan meningkatkan minat literasi, baik kepada anggota maupun pada seluruh masyarakat khususnya generasi di Kota Ternate. 

ForIDEA, kata dia, merupakan organisasi yang berakar kuat pada nilai-nilai keilmuan dan diskusi literasi, sehingga harus berperan penting demi menumbuhkan animo semangat literasi yang perlahan padam.

Ia menjelaskan, gerakan literasi saat ini dimaknai sebatas membaca buku dan menulis naskah, harus dirubah menjadi kebiasaan rutin sekaligus jalan hidup (way of life) dalam merespons realitas sosial. 

“Selama periode kepemimpinan, kami akan berupaya menghidupkan kembali napas literasi, baik lapak baca, forum kajian, menulis, dan agenda keliterasian lainnya. Selain itu, membiasakan anggota untuk merefleksikan bacaan ke dalam aksi nyata atau tulisan kritis yang merespons isu-isu sekitar,” jelasanya.

Ningsi berharap, kepengurusan periode yang nantinya dijalankan, diharapkan tetap kompak, baik dari segi menjalankan program, daya kritis, maupun kolektivitas antaranggota tetap terus terawat demi memperpanjang umur literasi di Kota Ternate.

 “Saya berharap, kami semua dapat bahu membahu untuk menjalankan amanah ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Independensia, Mansyur Djamal, menambahkan pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang refleksi mendalam demi merumuskan arah gerak organisasi ke depan. 

“Untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan dan tidak stagnan, pembentukan kepengurusan baru menjadi langkah krusial dalam tonggak pergerakan literasi di Kota Ternate,” katanya. 

Ia menegaskan, dalam transformasi kepengurusan forum studi, sangat penting untuk mendistribusikan peran gerakan secara kolektif, efisien, responsif terhadap tantangan internal seperti pengkaderan maupun situasi sosial saat ini.

“Tiga agenda utama yang menjadi pusat pembahasan dalam ForIDEA. Selain pemilihan koordinator, akan merumuskan kembali strategi perekrutan anggota baru, serta merawat ritme dan tradisi literasi organisasi,” pungkasnya.

Penulis: Baska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup