Kasus HIV di Ternate Diklaim Menurun, Dinkes Gencarkan Pencegahan
Kotapost – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate mencatat tren penurunan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dalam beberapa tahun terakhir. Hingga Juni 2026, jumlah kasus HIV yang ditemukan tercatat lebih rendah dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma, mengatakan pada tahun 2024 jumlah kasus HIV yang tercatat mencapai 202 kasus. Angka tersebut kemudian menurun menjadi 171 kasus pada tahun 2025, atau berkurang sebanyak 31 kasus (15,3 persen).
Sementara itu, berdasarkan data Januari hingga Juni 2026, jumlah kasus HIV yang teridentifikasi sebanyak 47 kasus.
“Kasus HIV dari tahun 2024 hingga 2025 mengalami penurunan sebanyak 31 kasus atau sekitar 15,3 persen. Sementara hingga Juni 2026 tercatat 47 kasus HIV,” ujar Fathiyah, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, penularan HIV masih dipengaruhi oleh sejumlah faktor risiko, di antaranya hubungan seksual berisiko dengan berganti-ganti pasangan tanpa menggunakan perlindungan, baik pada hubungan heteroseksual maupun homoseksual.
Selain itu, penggunaan jarum suntik secara bergantian, baik oleh pengguna narkotika suntik maupun penggunaan alat yang tidak steril, juga menjadi salah satu penyebab penularan HIV. Faktor lainnya adalah transfusi darah yang tidak melalui proses skrining sesuai standar kesehatan.
Fathiyah menjelaskan, penularan HIV dari ibu kepada bayi selama masa kehamilan, persalinan, dan menyusui juga dapat terjadi apabila ibu tidak mendapatkan pengobatan serta pendampingan yang memadai.
Untuk menekan angka penularan, Dinkes Kota Ternate terus mengintensifkan berbagai upaya pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Kegiatan edukasi tersebut dilakukan di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta kelompok masyarakat yang memiliki risiko tinggi terpapar HIV.
“Kami telah bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Ternate, Yayasan Batamang Plus, Yayasan Pelangi Maluku Utara, dan PKBI Sulawesi Utara dalam upaya pencegahan serta penanganan HIV,” katanya.
Selain itu, Dinkes Kota Ternate juga menjalin kemitraan dengan PMI Kota Ternate untuk memperkuat skrining, penjaringan, dan penemuan kasus baru secara dini.
Fathiyah mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menghindari perilaku berisiko, serta melakukan tes HIV secara berkala sebagai langkah deteksi dini. Ia juga mengingatkan pentingnya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV.
“Dengan deteksi dini, pengobatan yang teratur, serta dukungan dari keluarga dan masyarakat, HIV dapat dikendalikan sehingga risiko penularan baru dapat ditekan,” pungkasnya.
Penulis: Baska

Tinggalkan Balasan