Warga Maliaro Keluhkan Talud Lapuk, Haryanto Janji Dorong Perbaikan
Kotapost — Anggota DPRD Kota Ternate, Haryanto Hanadar, menyerap sejumlah aspirasi warga saat menggelar reses terbuka Masa Sidang III Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (16/9/2026).
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan, salah satunya kondisi infrastruktur talud yang dinilai sudah tidak memadai dan membutuhkan perbaikan. Selain itu, warga turut mengeluhkan minimnya pemerataan insentif bagi kader atau karyawan posyandu serta keterbatasan fasilitas pendukung pelayanan posyandu.
Salah satu warga Maliaro, Reza Koeswara Martam, mengatakan kondisi bangunan talud di sejumlah lingkungan perlu segera mendapat perhatian pemerintah. Menurutnya, kondisi talud yang mulai mengalami kerusakan berpotensi membahayakan warga, terutama ketika curah hujan tinggi.
“Masalah infrastruktur talud ini sudah sering kami sampaikan kepada Wali Kota, namun hingga kini belum terakomodasi. Padahal, saat curah hujan masyarakat yang akan menanggung risikonya,” ujar Reza.
Ia berharap pemerintah tidak menunggu hingga terjadi longsor atau kerusakan yang lebih parah untuk melakukan perbaikan. Menurutnya, pembangunan maupun renovasi talud penting dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap luapan air dan potensi longsor.
Selain talud, warga juga menyampaikan persoalan pelayanan posyandu. Reza menyebut pemerataan insentif bagi karyawan posyandu masih menjadi perhatian, termasuk ketersediaan sarana pendukung seperti meja, kursi, dan fasilitas operasional lainnya.
“Seharusnya pemerintah daerah mendorong hal tersebut agar kinerja karyawan terus ditingkatkan demi menekan angka stunting,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Haryanto Hanadar menegaskan akan mendorong seluruh keluhan warga sesuai dengan tugas dan fungsi DPRD. Ia menyebut kondisi talud yang mulai lapuk perlu segera ditangani untuk mengantisipasi risiko longsor saat musim hujan.
“Saat musim hujan tiba, warga merasa khawatir akan terjadinya potensi longsor. Karena itu, pembuatan talud untuk menahan tanah merupakan solusi konkret yang perlu didorong percepatan perbaikannya,” tegas Haryanto.
Ia memastikan usulan perbaikan talud akan menjadi salah satu prioritas aspirasi yang dibawa ke ranah DPRD untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota Ternate. Meski memahami kondisi efisiensi keuangan daerah, Haryanto menilai pembangunan talud tetap perlu mendapat perhatian karena berkaitan dengan keselamatan warga.
“Warga juga memahami kondisi efisiensi keuangan daerah saat ini. Namun warga berharap ada perhatian dari pemerintah untuk menjadikan rencana pembangunan itu menjadi skala prioritas utama, karena untuk mengantisipasi luapan air dan banjir saat curah hujan tinggi,” jelasnya.
Terkait persoalan posyandu, Haryanto juga akan mendorong peningkatan insentif bagi karyawan serta pemenuhan fasilitas pendukung. Menurutnya, beban kerja dan tugas pendataan di lapangan cukup berat sehingga perlu didukung dengan insentif dan fasilitas yang memadai.
“Pertimbangannya adalah beban kerja dan tugas pendataan di lapangan yang dinilai cukup berat. Karena itu, saya akan berupaya menyampaikan segala keluhan kepada Pemerintah Kota Ternate agar dapat memberikan insentif karyawan maupun penyediaan fasilitas di posyandu,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan