24 Klub IMI Malut Kompak Tolak Ketua Jackson De Breving, Desak PP Tunjuk Karateker
Kotapost – Sebanyak 24 dari 33 klub yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Maluku Utara menyatakan tidak percaya terhadap kepengurusan Pengprov IMI Maluku Utara di bawah kepemimpinan H. Jackson De Bbreving.
Sikap tersebut disampaikan dalam silaturahmi klub-klub IMI Maluku Utara yang berlangsung di Ternate, Minggu (13/9/2026). Dalam pertemuan itu, perwakilan klub kembali menegaskan surat pengaduan dan mosi tidak percaya yang sebelumnya telah disampaikan kepada Pengurus Pusat (PP) IMI.
Pernyataan sikap bersama tersebut dibacakan dan ditandatangani oleh perwakilan klub sebagai bentuk aspirasi terhadap kondisi internal organisasi. Klub-klub juga meminta PP IMI mengambil langkah terkait kepemimpinan Pengprov IMI Maluku Utara.
Ketua Klub Yestira Enjim Sport, Saldi Karie, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap persoalan internal organisasi sekaligus upaya mendorong perbaikan dan pengembangan IMI Maluku Utara.
“Sudah tidak perlu menyalahkan siapa yang salah. Kita semua turut bersalah waktu itu. Artinya, kesalahan ini mungkin klub tidak merasakan dampaknya secara langsung, tapi di internal pengurus klub merasakan,” ujarnya.
Menurut Saldi, klub memiliki posisi penting dalam organisasi karena menjadi pemilik hak suara dalam musyawarah IMI tingkat provinsi. Karena itu, surat yang disampaikan kepada PP IMI merupakan bentuk aspirasi klub agar organisasi dapat berjalan lebih baik.

Ia mengatakan, setelah mengetahui adanya tindak lanjut dari PP IMI, pihaknya kembali berkomunikasi dengan sejumlah pengurus klub untuk menyamakan persepsi sekaligus membahas langkah organisasi selanjutnya.
“Intinya kita semua ingin memajukan IMI Maluku Utara. Kesalahan ini tidak perlu lagi dipersoalkan siapa yang salah, karena kita semua turut bertanggung jawab,” katanya.
Saldi menyebut keputusan atas permohonan tersebut sepenuhnya berada di tangan PP IMI. Prosesnya diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu bulan karena PP IMI juga tengah menjalankan sejumlah agenda organisasi.
Jika permohonan dikabulkan, kata Saldi, pergantian ketua tidak dilakukan melalui penunjukan langsung, tetapi tetap mengikuti mekanisme organisasi dan musyawarah untuk memilih ketua baru.
Sebaliknya, apabila permohonan tidak dikabulkan, klub-klub menyatakan akan menghormati keputusan PP IMI dan tetap melanjutkan roda organisasi bersama kepengurusan yang ada.
“Apapun keputusan IMI Pusat nanti, kita harus menerima dengan lapang dada. Yang penting semangat untuk memajukan IMI Maluku Utara tidak boleh hilang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Klub Pyton Racing Team, Abdul Rahim, menegaskan pihaknya tetap konsisten terhadap mosi tidak percaya yang telah disampaikan kepada PP IMI.
“Kami tetap konsisten dan berpegang teguh pada surat mosi tidak percaya yang telah kami sampaikan serta meminta dilakukannya penggantian Ketua Pengprov IMI Maluku Utara,” katanya.
Abdul menilai kepengurusan IMI Maluku Utara di bawah kepemimpinan Jackson belum mencerminkan organisasi yang sehat. Ia menyoroti sejumlah kegiatan yang dinilai tidak dilakukan secara transparan serta keterlibatan pengurus dalam berbagai kegiatan organisasi.
Atas dasar itu, klub-klub meminta PP IMI segera mengambil langkah organisasi terkait kepemimpinan Pengprov IMI Maluku Utara.
Selain itu, klub menyatakan tidak menerima maupun menyetujui klarifikasi yang disampaikan Ketua Pengprov IMI Maluku Utara terkait mosi tidak percaya yang sebelumnya diajukan.
Pernyataan bersama tersebut, menurut klub, menjadi bentuk ketegasan dan konsistensi sikap sekaligus bahan pertimbangan bagi PP IMI dalam menentukan langkah organisasi selanjutnya.
“Pernyataan ini dibuat sebagai bentuk ketegasan dan konsisten sikap bersama klub-klub yang telah menyampaikan posisi tidak percaya serta untuk menjadi bahan pertimbangan bagi Pengurus Pusat IMI dalam mengambil langkah-langkah organisasi selanjutnya,” tegas Abdul saat membacakan salah satu poin pernyataan sikap.
Perwakilan klub menegaskan pernyataan tersebut dibuat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.
Setelah dibacakan, pernyataan sikap ditandatangani oleh perwakilan klub. Selanjutnya, klub-klub otomotif tersebut menunggu keputusan PP IMI atas mosi tidak percaya dan permohonan pergantian Ketua Pengprov IMI Maluku Utara.




Tinggalkan Balasan