Pemuda Rawajaya Ambil Peran Atasi Persoalan Sampah Pasar di Tobelo
Kotapost – Persoalan sampah di Pasar Rakyat Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, kembali menjadi perhatian.
Kondisi lingkungan yang didominasi pertokoan, dengan aktivitas ekonomi yang tinggi, menyebabkan volume sampah meningkat dan kerap tidak terkelola dengan baik, sehingga menimbulkan kesan kumuh.
Sejumlah pedagang sebelumnya mengeluhkan kondisi pasar yang dinilai tidak mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Seperti dilansir Idetimur.com pada 14 Januari 2025 lalu, minimnya penataan dan perbaikan membuat pasar kurang nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Pemuda Desa Rawajaya yang tergabung dalam Generasi Baru Rawajaya Pantai (GBRP) mengambil inisiatif melakukan aksi kebersihan lingkungan.
“Tanpa dukungan anggaran pemerintah, para pemuda bergerak secara swadaya dengan mengumpulkan dana patungan untuk membuat gerobak dorong sebagai sarana pengangkut sampah dari area pasar dan pertokoan,” ucap Kordinator GBRP, Guntur Ahmad, Sabru, 3 Januari 2026.
Ia menyampaikan bahwa gerakan tersebut lahir dari kesadaran pemuda akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan desa.
Menurutnya, sampah yang terus berserakan, terutama pada momentum tertentu seperti bulan Desember, tidak mungkin dapat teratasi tanpa adanya tindakan nyata.
“Aksi pemuda Rawajaya ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus penegasan peran strategis generasi muda dalam menjawab persoalan lingkungan di tingkat desa,” jelasnya.
Ia berharap Inisiatif tersebut dapat mendorong kesadaran bersama masyarakat serta perhatian lebih serius dari pemerintah daerah terhadap penataan dan pengelolaan Pasar Rawajaya.
“Kalau bukan torang siapa lagi yang mau bergerak. Sampah berserakan tiap Desember, tidak mungkin bersih dengan sendirinya,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan