Bangkitkan Tradisi Ramadan, IPMA Sagea-Kiya Gelar Beragam Lomba

Kotapost – Ikatan Pelajar Mahasiswa Sagea-Kiya (IPMA Sagea-Kiya) menggelar kegiatan refleksi akhir bulan suci Ramadan di Desa Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah, yang ditandai dengan pembukaan rangkaian lomba keagamaan pada Rabu malam (11/03/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan sebagai Momentum Penguatan Pendidikan Keagamaan dan Kearifan Lokal Sagea-Kiya di Era Digital” ini menghadirkan berbagai perlombaan yang diikuti pelajar serta masyarakat.

Ketua panitia, Sabri Anwar, mengatakan kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat Sagea-Kiya. Pasalnya, kegiatan serupa sudah sekitar enam tahun tidak lagi dilaksanakan.

Menurutnya, rangkaian lomba yang berlangsung pada 12 hingga 17 Maret 2026 itu berhasil menarik sebanyak 60 peserta dari wilayah Kecamatan Weda Utara.

Adapun jenis lomba yang dipertandingkan meliputi adzan, hafalan doa pendek, puisi bahasa Indonesia dan bahasa daerah, tilawah, khotbah, salawat Nabi, serta kasidah.

“Proses kegiatan berjalan aman dan lancar. Masyarakat sangat antusias mendukung penuh kegiatan yang kami lakukan. Mereka sangat senang karena kegiatan ini kembali dihidupkan,” ujar Sabri.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar dan masyarakat Desa Sagea-Kiya tentang pentingnya melestarikan budaya serta merawat tradisi keagamaan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua Umum IPMA Sagea-Kiya, Nurhani Yunus, mengatakan kegiatan refleksi Ramadan ini merupakan implementasi dari program kerja kepengurusan yang saat ini dipimpinnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam proses persiapan kegiatan terdapat berbagai tantangan dan kendala. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat panitia dan pengurus untuk tetap melaksanakan kegiatan hingga berjalan sukses.

“Banyak kendala dan tantangan sebelum kegiatan ini dimulai. Namun kami menjadikan tantangan sebagai langkah maju, sekaligus membuktikan kegiatan ini bisa berjalan lancar dan sukses,” katanya.

Nurhani berharap melalui kegiatan ini, panitia dan pengurus dapat saling mendukung, tetap eksis, serta bertanggung jawab dalam menyukseskan program kerja yang telah dirancang agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat mengembalikan rasa kebersamaan, kedamaian, kekeluargaan, serta kegembiraan masyarakat dalam merefleksikan akhir bulan suci Ramadan di Desa Sagea-Kiya dan sekitarnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup