5 Tahun ‘Puasa’ Air Bersih, Warga Tubo Ternate Mengeluh
Kotapost – Warga RT 08, Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, mengeluhkan distribusi air bersih yang hingga kini belum merata.
Berdasarkan pantauan kotapost di lapangan, hampir setiap rumah warga menyediakan wadah penampungan air di halaman depan maupun belakang rumah. Wadah tersebut digunakan untuk menampung air hujan maupun air yang dibeli dari mobil tangki.
Jon, salah satu warga setempat, mengatakan wilayah RT 08 terbagi menjadi dua kawasan permukiman, yakni bagian atas dan bagian bawah. Menurutnya, warga yang berada di bagian bawah sudah mulai menikmati layanan air bersih, sementara warga di bagian atas masih mengalami kendala distribusi.
Ia menyebutkan sekitar 30 rumah di wilayah tersebut sejak tahun 2020 belum menikmati layanan air bersih.
“Sekitar empat sampai lima tahun kami sudah menanggung pedihnya hidup tanpa perhatian pemerintah. Untuk menyambung kebutuhan hidup, kami terpaksa menampung air hujan dan membeli air dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 175 ribu per tangki,” ungkap Jon, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia mengaku warga merasa kesal dengan kondisi tersebut. Pasalnya, dengan kondisi ekonomi yang terbatas, mereka tetap harus membeli air dengan harga yang cukup tinggi.
“Kami merasa resah karena dihadapkan dengan berbagai tuntutan hidup. Mulai dari kebutuhan dapur, biaya sekolah anak, hingga harus membeli air dengan harga mahal. Apalagi di bulan puasa seperti sekarang, kebutuhan hidup semakin meningkat. Sementara pekerjaan kami hanya serabutan seperti ojek, berdagang, dan tukang bangunan,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Faisal Saraha. Ia mengatakan petugas dari instansi terkait sudah beberapa kali datang melakukan pengukuran sebagai langkah awal proses pendistribusian air. Namun hingga kini belum ada realisasi di lapangan.
“Sudah banyak sekali pengukuran yang dilakukan. Tahun 2025 saja sudah tiga kali pengukuran, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata yang terlihat di lapangan,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kota Ternate bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale segera mengambil langkah konkret agar warga yang belum mendapatkan layanan air bersih bisa segera teratasi.
“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar manusia. Oleh karena itu, kami meminta kepada Pemkot Ternate dan Perumda Ake Gaale agar tidak menutup mata terhadap persoalan ini,” harapnya.
Sementara itu, Lurah Tubo, Ruswita Soleman, mengatakan pihak kelurahan telah melakukan penyuratan kepada instansi terkait untuk menindaklanjuti keluhan warga.
“Kami dari pemerintah kelurahan sudah menyampaikan surat kepada pihak terkait agar tuntutan warga dapat segera ditindaklanjuti. Sebagian wilayah RT 08 sudah menikmati air, sementara untuk warga yang belum akan terus diupayakan agar segera menyusul,” pungkasnya.
Penulis: Baska


Tinggalkan Balasan