BWS Malut Gerak Cepat Tangani Dampak Banjir di Bendung Sangowo, Morotai

Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara bersama PT PP (Persero) Tbk saat berada dilokasi. (Ist)

Kotapost – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara bersama PT PP (Persero) Tbk bergerak cepat menangani kerusakan tanggul Bendung Sangowo di Kabupaten Pulau Morotai setelah kawasan tersebut diterjang banjir akibat curah hujan tinggi selama sepekan terakhir.

Banjir yang terjadi menyebabkan limpasan air dari kawasan bendung ke area perkebunan warga. Akibatnya, sedikitnya 17 pohon kelapa milik masyarakat dilaporkan mengalami kerusakan akibat genangan dan aliran air yang meluap.

Selain berdampak pada lahan perkebunan, tingginya debit air juga mengakibatkan kerusakan pada tanggul tanah di sisi kiri Bendung Sangowo. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kerusakan terjadi sepanjang kurang lebih 20 meter akibat erosi yang dipicu debit air melampaui kapasitas aliran normal.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, PPK Irigasi dan Rawa 1 BWS Maluku Utara, Muchlis Masud,  bersama pihak kontraktor PT PP telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi tingkat kerusakan. Langkah ini dilakukan guna memastikan penanganan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Ia menjelaskan, sebagai upaya pemulihan, BWS Maluku Utara dan penyedia jasa telah menyiapkan pekerjaan perbaikan pada area timbunan tanah yang rusak.

“Selain itu, pemasangan geobag juga akan dilakukan sebagai langkah mitigasi guna mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut apabila terjadi banjir susulan,” kata Muchlis, Minggu, 14 Juni 2026.

Ia menjelaskan, pekerjaan perbaikan masih menjadi tanggung jawab penyedia jasa karena proyek Bendung Sangowo saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan.

“PT PP pun menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan seluruh pekerjaan agar fungsi bendung kembali optimal dan aman bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Hingga saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal berupa pembersihan area terdampak dan pengukuran lokasi kerusakan. Satu unit excavator telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material banjir sekaligus melakukan penanganan awal pada bagian tanggul yang mengalami kerusakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup